Tumbal Pesugihan

Assalamualaikum

 

Hi , aku Nurul Fathonah penggemar cerita misteri . Biasanya aku cuma jadi silend reader doang . Aku mau menceritakan peristiwa yang udah lama . Mungkin gak terlalu seram ples menegangkan tapi mari kita simak aja . Sebelumnya aku minta maaf kalau tulisan ku terlalu berantakan .

 

Di desaku yang namanya pesugihan sudah gak asing lagi . Malah orang yang punya pesugihan sudah blak blakan di tempatku . Sebut saja ibu Jum , dia adalah salah satu pemilik pesugihan yang sudah tak asing lagi di desa ku . Walau pesugihannya jarang meminta korban tapi tetap saja ada yang menjadi tumbal dari desaku . Pernah suatu ketika sebut saja pak Dam , dia sedang mencari rumput di sawah . Pak Dam secara tidak sengaja tangannya terkena sabit dan terluka . Tapi anehnya pak Dam kemudian mengalami sakit panas dan seminggu kemudian meninggal . Menurut cerita tetangga sekitar , sehari sebelum pak Dam mencari rumput bu Jum memberi nasi selamatan kepada keluarga pak Dam dan warga sekitar . Namun pak Dam memakannya , karena tak ada firasat apapun .

 

Pernah juga nenekku yang masih satu desa dengan ku (aku tinggal dengan bibiku yang rumahnya sekitar 300m dari rumah nenek) diberi sembako berupa kentang , beras , cabai dan bawang . Namun karena nenekku sudah tau dan merasa takut bila memasak bahan makanan tersebut terjasi apa apa maka di buanglah pemberian bu Jum tersebut ke kebun samping rumah . Dan lalian tau apa yang terjadi ? Pekarangan rumah nenekku penuh dengan makhluk setengah nyata . Setiap setelah magrib adik sepupuku yang masih balita selalu menangis tanpa sebab , padahal biasanya tak seperti itu . Karena merasa ada yang tidak beres dengan rumahnya akhirnya nenekku setiap menjelang malam mengungsi kerumah kakaknya yang berbeda desa dengan ku . Sedangkan bibiku dan anaknya mengungsi ke rumah mertuanya yang juga berbeda RT . Karena sudah tau jika rumahnya tak aman dari makhluk setengah nyata , nenekku kemudian mengadakan ruwatan sederhana . Setelah di ruwat suasana di rumah pun kembali aman .

 

Ada lagi satu cerita tentang tumbal dari ibu Jum . Bibiku yang rumahnya di depan rumahku juga hampir terengut nyawanya karena ulah oiaraan bu Jum . Sebut saja bibiku bi Ani . Bi Ani siangnya bermain ke rumah bu Jum karena bi Ani ini juga berteman dengan anak bu Jum . Saat berada di rumah bu Jum bi Ani kebelet ingin ke kamar mandi . Kemudian anak bu Jum menunjukkan dimana letak kamar mandi di rumahnya . Bi Ani kemudian menuju kamar mandi yang di tunjuk . Tapi ternyata bi Ani salah masuk , dia masuk kamar mandi yang sudah tak terpakai . Kamar mandi itu gelap dan terlihat sudah tak terpakai . Kemudian bi Ani pun pulang karena sudah sore . Saat malam tiba , bi Ani teriak teriak kepanasan dan bilang pada suaminya untuk mengusir kelabang kores atau lipan dari sekujur tubuhnya . Tapi suaminya tak mendapati seekorpun kelabang berada di tubuh istrinya itu . Suami bi Ani pun memanggil lek Di yang serumah denganku untuk membantunya . Setelah beberapa lama Lek Di menuju rumah kakek Lang untuk meminta bantuan . Kakek Lang ini masih sodara denganku , beliau memiliki kelebihan untuk mengatasi masalah tentang makhluk setengah nyata itu . Setelah sampai di lokasi , kakek Lang lalu memencet jempol kaki bi Ani keponakannya itu . Bi Ani lalu meraung raung seperti orang kesurupan . Dan memang benar bi Ani sedang dirasuki oleh makhluk dari bu Jum . Dengan paksa kakek Lang pun menyeret makluk itu keluar dari tubuh bi Ani . Dan bi Ani pun di pagari agar tak terkena makhluk itu lagi .

 

Setelah terjadi banyak korban dari desaku yang sudah diketahui banyak warga , warga pun sudah lebih waspada terhadap apapun yang diberikan bu Jum . lalu sudah tak terdengar lagi bu Jum mendapat tumbal dari warga desaku .

Setelah beberapa tahun kemudian di desaku ada seorang ustad yang sangat di hormati di desaku , meminta bu Jum untuk membuang saja peliharaannya yang sudah memakan banyak korban tersebut . Bu Jum setuju dan ditujulah tempat dimana dia menanam piaraannya itu . Tepat di bawah pohon jambu biji di depan rumah bu Jum ustad tersebut menggali , dan disana ditemukan bungkusan kecil kain kafan yang terlihat sudah sedikit usang . Kemudian bungkusan tersebut dibuang .

 

Sampai sekarang sudah tak terdengar lagi kabar tentang orang meninggal karena tumbal .

 

Sebenarnya masih banyak cerita , tapi kurang begitu seram . Jadi ini dulu yang aku bisa bagikan . Oke , maaf kalau terlalu berbelit belit tentang silsilahnya . Karena desa itu seperti pemukiman sebuah keluarga besar . Ya jadi semua masih berasa saudara . Terimakasih . Wassalam

15 Comments to "Tumbal Pesugihan"

  1. Cut's Gravatar Cut
    26 Januari 2013 - 19.34 | Permalink

    sist, lain kali tag nya di isi ya :) agar ceritanya bisa langsung dipubliskan. Tp kl masih blm mengerti. Nanti saya yg bantu. Terimakasih sudah bercerita…

  2. ridho's Gravatar ridho
    26 Januari 2013 - 20.07 | Permalink

    bagus sih.. happy ending.. pengen bu uuk juga berakhir seperti itu.. betapa indahnya dunia ini..

    next..

    • 27 Januari 2013 - 15.16 | Permalink

      xixixixiixiiix……..bu uuk lg deh……………….oh ea Ridho apa nyata adanya bu uuk itu klo blh saya tahu?

  3. Narumi's Gravatar Narumi
    26 Januari 2013 - 20.13 | Permalink

    Hai… Nurul,… Salam kenal ya, cerita kamu bagus,, posting terus ya

  4. 26 Januari 2013 - 20.30 | Permalink

    Ehmm ceritanye bagus sist nurul..
    Posting ℓαgǐ yee :)

  5. 26 Januari 2013 - 20.59 | Permalink

    Wow!! Dgn muda bsa ditaklukan

  6. 26 Januari 2013 - 21.00 | Permalink

    Nice share. Selamat bergabung Sis…

  7. reddevilzmania's Gravatar reddevilzmania
    26 Januari 2013 - 21.21 | Permalink

    Tengadahkan tangan ke atas.. Berdoa mulai.. Kita doa kan Bu Uuk sgera sadar n tobat.. Amin..
    Nice story

  8. Ibnu Abi's Gravatar Ibnu Abi
    26 Januari 2013 - 22.35 | Permalink

    Jalan salah memang selalu lebih cepat tetapi nyawa jadi taruhannya….Nice Posting… ^_^

  9. Cut's Gravatar Cut
    26 Januari 2013 - 22.43 | Permalink

    Jd inget tetangga dpan rmh yg ktanya muja siluman monyet putih. dulu mamahku mau diberi beras ama tu sipemuja (kakek2) tp dilarang ama istri si kakek itu. si nenek bilang “neng,jangan diambil berasnya,udah ga usah diterima” s ambil s beras sekarung itu diambil lg ama nenek itu. lagian mamah ku bilang, dia emang ga niat buat bawa tu beras. dan kata orang-orang sekitar, dipohon samping rmh kakek itu, dl sering kliatan ada monyet putih gelantungan. lalu kabar2nya sih s kakek matinya susah. idup lg idup lg. ampe pas lg sekarat. lubang (maaf) pantat si kakek itu, diolesi ama tumbukan cengek. anehnya stelah itu s kakek bs mati.

  10. kamal adi's Gravatar kamal adi
    27 Januari 2013 - 12.03 | Permalink

    pengen cepet kaya dgn cara gampang pasti ga jauh dari bersekutu dgn setan, sis ncut@ kenapa ga dibuat cerita aja?

    • Cut's Gravatar Cut
      27 Januari 2013 - 13.11 | Permalink

      abis aq ga tau asal usul yg sbenernya dan korban apa aja. Aq ga menenangga alias ga suka maen ketetangga atau denger-denger gosip kl dulu. Kl skrg sih dikit-dikit gosip anak tetangga hamil sbelum nikah banyak.. Wkwkwk..

  11. Dewi Asriani's Gravatar Dewi Asriani
    1 Februari 2013 - 19.42 | Permalink

    bagus ceritanya ka… *tapi menegangkan juga hehehehe* ^_^

  12. 4 Juli 2013 - 20.47 | Permalink

    memang benar ceritamu didaerahku juga banyak pemuja setan yg mempersembahkan tumbal

  13. 4 Juli 2013 - 20.49 | Permalink

    kuatkan iman teguhkan hati jangan sampai kita terjerumus dan jadi pengikut setan

Tulis komentar (Komentar akan di update setiap 6 jam)