Pelajaran Berharga

ASSALAMUALAIKUM WR.WB
Salam damai persahabatan buat sobat mistik semua.

Sambil di temani secangkir kopi hangat dan sebungkus r*k#k,kali ini aku akan membagi cerita.Mungkin cerita ini agak konyol,katrok atau apalah sobat sobat menyebutnya.Tapi inilah kenyataannya.

Di sebuah desa kecil di ujung timur kota Kediri,ada beberapa remaja tanggung,sebut saja mereka Hery,Agus,Wiwid,Muji,Wawan dan Anton.Mereka adalah ABG kampung yang masih norak.Hobi mereka tiap malam hanya nongkrong di pos kamling main gitar gaple catur atau kalau musim mangga dan rambutan……(biasalah,gak perlu di ceritain).

Nah,dari kebiasaan buruk yang terakhir inilah mereka dapat pelajaran yang tak terlupakan bahkan sampai dewasa.

Malam itu entah siapa yang mencetuskan ide,tiba-tiba mereka berniat mencuri jagung muda untuk di buat jagung bakar.Tentu saja bukan dari sawah ortu mereka,tapi jagung di sawah pak Lurah yang emang lagi enak enaknya buat di bakar.

Sawah pak Lurah ini berada di ujung desa ,berbatasan langsung dengan kuburan di sisi timurnya.
Tanpa ba bi bu mereka berangkat.Hanya ditemani lampu senter dari korek api yang hanya satu.Klek.. klek..klek suara jagung di petik.Satu dua tiga entah berapa jagung yang sudah di masukkan ke dalam kantong plastik (mereka selalu siap sarana dan prasarana ).

Tiba-tiba mereka menghentikan kegiatan jailnya.Saat sebuah sura serak dan berat menegur mereka.
“Hey bengi bengi kluthusan”
“jagunge sopo mbok pek’i”
{hey malam malam keluyuran}
{jagung siapa kalian ambil}
merekapun menoleh ke arah asal suara tersebut.
JRENG JRENG…………
Sesosok makhluk hitam besar melotot dengan mata bersinar hijau sebesar bola tenis,sedang bertengger enjoy di dahan pohon nangka.
Hua… setaaann…… spontan para ABG itu lari tunggang langgang di jalan sawah yang gelap.Tak peduli naik turun pematang,sungai bahkan tanaman orang di buat lintasi dengan gaya SPRINT asal cepat sampai ke jalan desa.

Sampai di jalan desa yang terang mereka baru menghentikan festival marathon malamnya.Dengan nafas tinggal senin kamis mereka terduduk lunglai dengan muka pucat karena ketakutan.tapi yang lucu jagung hasil curian tersebut masih di bawa oleh salah satu dari mereka.konyol bukan?..

Akhirnya mereka tetap membakar jagung tersebut sebagai obat ketakutan.Tetapi itu malam terakhir mereka melakukan hal itu.mereka tampaknya kapok.
Hingga kini saat mereka sudah dewasa peristiwa itu masih tak terlupa.Bahkan saat mereka berkumpul kejadian itu selalu jadi bahan pembicaraan dan candaan.Kini mereka terpisah karena mereka mencari rezeki di tempat dan jalan yang berbeda.

Kenapa aku tau semua, karena salah satu dari mereka adalah penulis cerita ini alias aku sendiri (malu).
Demikian tulisanku kali ini ,HARAP JANGAN TIRUKAN KEBIASAAN MASA LALU PENULIS.DON’T TRY THIS AT HOME.

Kurang lebihnya atau bila ada kesalahan kata atau penulisan mohon maaf
(nama sengaja tidak di samarkan,untuk mengenang masa masa kebersamaan kami)

WASSALAM..

24 Comments to "Pelajaran Berharga"

  1. Nawang Wulan's Gravatar Nawang Wulan
    6 Mei 2013 - 12.42 | Permalink

    Serem banget, itu makhluknya gundoruwo ya?

  2. kijundo's Gravatar kijundo
    6 Mei 2013 - 12.47 | Permalink

    ahh mau komen pertama kali malah udah di duluin sama @nawang wulan :P

  3. chr1zt88's Gravatar chr1zt88
    6 Mei 2013 - 12.48 | Permalink

    Cuma sekedar saran nich. Sehabis (,) atau (.) tolong dikasih spasi/ jarak ya. Supaya yang baca nggak bingung.

    Good story. :)

  4. 6 Mei 2013 - 12.55 | Permalink

    chr1zt88 >> sorry, bsok2 akan ku usahakan perbaiki.
    mksih sarannya n udah mampir ke tulisanku

    • chr1zt88's Gravatar chr1zt88
      6 Mei 2013 - 13.08 | Permalink

      Sama-sama. :)

  5. sigitstrife's Gravatar sigitstrife
    6 Mei 2013 - 14.21 | Permalink

    Wah,sudah banyak yg komen ya?ketinggalan cerita nih…

  6. widodari's Gravatar widodari
    6 Mei 2013 - 14.48 | Permalink

    mirip-mirip jaman mudaku…tapi ga digangguin MG si hehehe
    *entah kenapa saya merasa anda mirip Puput Sujarwadi.
    kalo seiya TKI di Malaysia mungkin aja kenal :D

  7. 6 Mei 2013 - 14.52 | Permalink

    widodari## puput sudjarwadi?? wah siapa tuh mbak,
    TKI sini buanyak mbak
    n mksh dh mw bc

    • widodari's Gravatar widodari
      6 Mei 2013 - 15.04 | Permalink

      hihi itu tetangga teman kecil saya :D
      yowis gapapa…habis mirip-mirip gitu cerita dan suasana kampungnya… :D

  8. hanniew's Gravatar hanniew
    6 Mei 2013 - 15.36 | Permalink

    hihhihhi…. #ngakakbeneran

  9. Ag. Tjandra J.'s Gravatar Ag. Tjandra J.
    6 Mei 2013 - 16.07 | Permalink

    Ha..ha..ha..hebat, lari tapi masih bawa jagung curian, dibakar lagi. Sungguh pengalaman yang tak terlupakan :D

  10. 6 Mei 2013 - 16.20 | Permalink

    hanniew;;> mksh , mg2 bs menghbur.
    Ag Tjandra J ;;> kbtlan yg bw itu aku …
    la mw gmna lg di buang sayang mas.. soalnya amblnya pnuh prjuangan

    • reyhana's Gravatar reyhana
      6 Mei 2013 - 16.35 | Permalink

      hehehe……lucu bngt mbayanginx pasti babak bunyak.BTW tetangga nich

  11. Kalong no kitsune's Gravatar Kalong no kitsune
    6 Mei 2013 - 17.00 | Permalink

    “Jagung siapa yang mau kalian ambil?”
    Bang Super Seiya cs melirik kearah pohon nangka.
    “Hua!!!” Super Seiya cs kabur.
    “Wey, orang nitip bakarin jangung, malah kabur…” si setan nyakar-nyakar pohon nangka.

  12. 6 Mei 2013 - 17.59 | Permalink

    reyhana::> njenengan KEDIRI tah mbak?
    KEDIRIne pundi…
    Kalong;;> setannya mw nitip??? enak aja buat aja sendiri

  13. Aji's Gravatar Aji
    6 Mei 2013 - 20.16 | Permalink

    Intinya, jangan mencuri jagung di malam hari tapi pagi hari he..he..he.. . Ceritanya bagus.

  14. 6 Mei 2013 - 22.15 | Permalink

    betul juga gan Aji

  15. imot's Gravatar imot
    7 Mei 2013 - 09.27 | Permalink

    wah,kelupaan ga nuwun sewu ama simbah..
    ceritanya asik nih,mas,cerita lagi yo..

  16. k1za's Gravatar k1za
    7 Mei 2013 - 11.32 | Permalink

    hihihi
    pasti seru ya mas ? btw itu yg bertengger disana, emng penghuni sana atw sengaja ditaruh sama yg punya swah mas ?

  17. 7 Mei 2013 - 12.36 | Permalink

    Imot ;;> gak permisi? orang nyolong kok permisi. he he he…
    k1za ;;> wah gak tw ya tp kyknya penghuni zona itu, soalnya dkt ama kuburan

  18. kamal adi's Gravatar kamal adi
    15 Mei 2013 - 12.22 | Permalink

    mungkin tuh genderuwo minta jatah jg kali, bagus gan ceritanya

  19. 4 Agustus 2013 - 01.08 | Permalink

    NUanmi I value the blog post. Much obliged.

Tulis komentar (Komentar akan di update setiap 6 jam)


*