Percakapan Singkat Saya & Bule (Edisi Devas)

“Sudah jam segini tapi kau masih berkutik dengan pekerjaan mu itu nak” ‘ucap bule yang sedang memperhatikan saya yang sedang fokus pada pekerjaan.

“Mau gimana lagi, setidaknya ini semua beres hari ini, besok kan aku ambil libur” ‘balas saya tanpa melihat ke arah bule.

Jam sudah menunjukan pukul 10 malam, suasana kantor sudah sepi, saya masih dalam proses finishing suatu deadline malam itu, meskipun terdengar suara-suara tak nampak saya tidak merasa terganggu.

“Kalau saja dinegara ku, orang seperti kau pasti sudah ditertawakan” ‘tegur bule memecah kesunyian di dalam kantor.
“Bukanya itu bagus ya, karyawan ideal itu yang seperti ini hahaha..” ‘Balas saya yang masih berkutat dengan komputer. “Memang bagus, tapi tidak di weekend seperti ini” ‘tandas bule.

“Weekend kau bilang, skrg masih hari jumat, weekend di indonesia itu besok, hari sabtu..!” ‘jawab saya dengan sedikit kesal, sesekali saya memperhatikan, bule berjalan melayang mondar-mandir di sekeliling ruangan. Satu persatu desk teman-teman saya dilihatnya. Sampai dia berhenti di suatu desk.

“Nak, ini… Saya merasakan energi lucy disini..” ‘Ucap bule sambil menunjuk-nunjuk desk tersebut. “Iya kemarin-kemarin lucy kalau ikut suka diem disitu..” ‘Jawab saya singkat, “owhhh… Ok..” ‘Respon bule seraya mulai mengitari ruangan lagi.

“Hah akhirnya beres juga, balik…balik…” ‘Ucap saya kegirangan karena perkara hari itu sudah selesai. Saya melihat ke arah bule, dia berdiri di suatu titik ruangan lagi.

“Ada apa…???” ‘Tanya saya penasaran, “sssttttt… Kau merasakan itu nak ??” ‘Bisik bule sambil memberikan intruksi tangan ke arah saya untuk diam.

Seraya mematikan AC saya pun mendekati bule dan berdiri di sebelahnya, melihat ke arah yang dia lihat, dengan rasa penasaran yang tinggi, saya mencoba menfokuskan ke arah titik yang dia liat.

“Kau ngeliatin apaan sih ??” ‘Ucap saya yang masih penasaran. Bule melayang mundur ke arah belakang saya dan berbisik “fokus ke arah sana nak… fokus….”

Saya lalu fokus ke arah titik yang di tunjuk bule tanpa menyadari bule sudah melayang ke arah pintu keluar kantor.

Dan dengan tiba-tiba, langsung saja dari arah tembok yang ditunjuk itu keluar sekelebat rambut berwarna putih diiringi suara tangisan kecil perempuan tua, sosok dengan rambut putih itu memiliki muka yang sangat berantakan, matanya putih, kulitnya keriput dengan mulut menganga dengan deretan gigi yang tidak beraturan dan air liur yang kental dan kemerah-kemerahan disertai bau yang tidak sedap.

Saya pun kaget lalu bergegas pergi ke luar kantor, mematikan lampu lalu mengunci pintu dari luar. Nafas saya tesengal-sengal, seluruh badan saya tiba-tiba dingin seperti seorang mayat hidup, bule yang melihat ekspresi saya hanya bisa tertawa riang “huahahhahaahah… Makanya nak jangan terlalu serius hahaahaha…” ‘Ejek bule karena melihat ekspresi saya seperti itu.

“That’s not funny old man..!!! That’s not funny at all…!!!!” ‘Ucap saya kesal sembari meninggalkan kantor.

10 Comments to "Percakapan Singkat Saya & Bule (Edisi Devas)"

  1. hanniew's Gravatar hanniew
    12 Mei 2013 - 13.49 | Permalink

    aciiiiiikkk lagi :-D

  2. hanniew's Gravatar hanniew
    12 Mei 2013 - 13.56 | Permalink

    hihihihi…ternyata kang devas bs takut jg.. #ngabayangi mimik riang bule :-D

  3. k1za's Gravatar k1za
    12 Mei 2013 - 17.40 | Permalink

    trnyata mas devas tkut jga ya ma yg bgtuan selain pocong :D

  4. Ag. Tjandra J.'s Gravatar Ag. Tjandra J.
    12 Mei 2013 - 18.06 | Permalink

    Bisa dikibulin sama oom bule juga ya mas devas…ha..ha.. :D

  5. Den Paskal's Gravatar Den Paskal
    12 Mei 2013 - 20.59 | Permalink

    wkwkwk dijailin om bule.. :D
    Mana ekspresinya hahaha

  6. 13 Mei 2013 - 01.05 | Permalink

    hua..ha..ha..ha..d kerjain.m.bule…

  7. aidi's Gravatar aidi
    14 Mei 2013 - 10.28 | Permalink

    wkwkwkwkwkwk….. Dikerjain bule ya…

  8. widodari's Gravatar widodari
    14 Mei 2013 - 12.50 | Permalink

    kasian mas Devas..sampe ketakutan gitu :D

  9. kamal adi's Gravatar kamal adi
    31 Mei 2013 - 20.49 | Permalink

    biasa melihat hantu ternyata bisa takut jg

  10. 29 April 2014 - 04.11 | Permalink

    Thanks to my father who shared with me regarding this webpage, this webpage is
    really remarkable.

Tulis komentar (Komentar akan di update setiap 6 jam)