Pesantren Kilat

Dulu, aku kuliah di salah satu universitas di kota Bandung. Kampus ku mewajibkan seluruh mahasiswa dari semua jurusan untuk mengikuti kegiatan pesantren kilat pada saat kuliah tingkat 2 dan pada saat menjelang wisuda.

Pesantren kilat tsb di adakan selama seminggu di kampus II Universitas ku yg letaknya di daerah Ciburial Bandung. Tempatnya seperti asrama di atas puncak. Pemandangan sekitar benar-benar indah.

ciburial3

images5

Pada saat aku mengikuti pesantren pertama, aku satu kelompok dengan teman2 dekat ku (Wia, Icha, dan Dini). Karena kampus pada saat itu tidak menyediakan transportasi menuju ke asrama tempat pesantren kilat berlangsung, maka kami berangkat di antar oleh papa nya icha.
Begitu sampai di lokasi, kami segera menandatangani buku kehadiran/ absensi dan melihat denah kamar asrama, dan ternyata kami berempat di tempatkan di satu kamar bersama delapan rekan lainnya.

Segera saja kami menuju kamar asrama dan memilih tempat tidur. Kamarnya cukup luas dan di isi enam ranjang susun, dan sebuah meja beserta cermin. Aku memilih ranjang atas di tempat tidur ujung samping jendela, dan ranjang di bawahku di tempati oleh Dini.

images4

Kegiatan saat itu cukup padat, di mulai setelah sholat subuh, kami semua peserta berolah raga lalu di lanjutkan sarapan prasmanan di ruang makan, lalu setelah mandi dan bersiap kami menuju aula untuk mengikuti materi-materi pelajaran agama, dan dilanjutkan dengan makan siang, sholat dhuhur dll. Saat malam, daerah tersebut sangat dingin. Dan kami tidak di perbolehkan keluar dari area kampus, dan lagi pula di sekitaran tidak ada warung makan atau perumahan penduduk, daerah tersebut nyaris seperti hutan pinus.

Kamar-kamar tempat kami menginap, saat malam menjadi ramai karena kami gabungan dari semua jurusan, tentu saja hal ini membuat kami senang karena mendapat banyak teman baru. Ketika kami sedang bertukar cerita dgn teman sekamar yg notabene berisi 12 orang, tiba-tiba dari arah kamar depan kami dengar ramai suara teriakan, otomatis kami semua berebutan keluar kamar untuk melihat apa yg terjadi. Ternyata di kamar depan kami ada dua orang mahasiswi yg kesurupan. Sontak saja asrama jadi heboh, para panitia berlarian memasuki kamar tersebut.

Kami tidak tau mahasiswi dari jurusan mana yg kesurupan, tetapi dari gisop yang kami dengar pada saat antri di kamar mandi keesokan harinya, dua mahasiswi tersebut tadi malam bercanda sambil tertawa dan membuat keributan di kamar, padahal beberapa rekan mereka melarang bercanda yang kelewatan, tapi tetap saja mereka tidak perduli, lalu tiba-tiba saja mereka teriak-teriak kesurupan.
Malam berikutnya, hal itu berlangsung lagi, dua mahasiwi kemarin kesurupan lagi, dan parahnya dari arah asrama santri pria juga terjadi hal yg sama, Cuma kami tidak tau siapa dan berapa orang yg kesurupan.

Karena dua malam berturut-turut terjadi hal yg mengkhawatirkan, maka keesokan harinya tiap kamar di dampingi oleh satu panitia. Namun desas-desus terlanjur terdengar, ada yg mengatakan seorang santri melihat makhluk tinggi besar di kamar mandi wanita, ada yg mengaku melihat kuntilanak saat selesai mengikuti materi selesai sholat isya. Tentu saja hal itu terdengar oleh semua peserta pesantren. Karena itu begitu malam tiba, setelah kegiatan materi selesai kami hanya berkumpul di dalam kamar masing-masing.

Pagi itu aku ingat, setelah olah raga teman-teman ku langsung menuju ruang makan, sebagian ada yg memilih menuju asrama dulu untuk mandi. Aku sendiri menuju ke asrama untuk mengganti sepatu ku dengan sendal, karena saat itu hanya aku yg kembali ke kamar maka aku cepat-cepat membetulkan jilbab ku di depan kaca, dan tau gak..aku melihat di kaca ada perempuan yg duduk di tempat tidur ku di ranjang atas sambil menatap ku dan tersenyum. Aku takut sekali saat itu, ingin rasanya lari tapi apa daya kaki seolah membeku. Pelan-pelan aku membalikkan badan untuk melihat ke arah tempat tidur ku, tetapi aku tidak melihat ada perempuan seperti yg kulihat di kaca barusan. Segera saja aku berjalan keluar kamar dan menuju ruang makan.

Sampai di ruang makan aku menceritakan dengan teman ku wia, icha dan dini, sengaja tidak ku ceritakan dengan semua teman sekamar karena aku tidak mau membuat kehebohan dan jujur saja aku tidak mau terlihat bodoh, takutnya aku dikira berhalusinasi melihat hantu pagi-pagi.

Malamnya setelah semua kegiatan selesai aku berbaring di ranjang ku, teman-teman sekamar sedang asyik bercerita. Aku iseng melihat ke arah luar asrama dari jendela di samping ranjang ku. Gelap sekali di luar sana, pikir ku. Nanti dulu, itu apa? Aku melihat sesosok hitam di samping lampu pojok asrama santri pria, karena takut aku langsung mengalihkan pandangan ku ke tempat lain. Ketika aku akan menutup jendela (jendela kaca nako) kacanya sedikit macet, aku paksa kacanya untuk menutup, lalu astaga di bawah jendela di sebelah luar tembok dinding kamar ku aku lihat ada sosok pocong, kecil seukuran bayi, melayang tepat di bawah jendela samping ranjang ku. Otomatis aku teriak dan meloncat turun dari ranjang dan langsung menangis. Teman-teman ku kaget dan bertanya ada apa, lalu aku menceritakan ttg pocong bayi di samping kamar kami.

Malam itu tak ada satu orang pun di kamar kami yg tertidur, masing-masing membaca al-Quran dan kami hanya mengisi sebagian ranjang, dan ranjang di sepanjang tembok di dekat jendela kami biarkan kosong.

Esok harinya saat penutupan acara, cerita tentang pocong bayi tsb sudah menyebar kekamar-kamar lain. Aku sempat di tanyai oleh kakak panitia tentang kejadian semalam, dan oleh beliau aku di sarankan untuk banyak-banyak berdoa sebelum meninggalkan lokasi asrama.
—————
Perkuliahan telah kembali di mulai, tetapi ada hal yang tidak pernah sama sejak saat aku ikut pesantren kilat tersebut. Seminggu berturut-turut setelah aku pulang pesantren, aku bermimpi wanita yang aku lihat di kamar asrama saat aku bercermin, selalu datang dan tersenyum ke arahku dan kemudian menghilang.

Butuh waktu dan perjuangan untuk mengetahui siapa wanita tersebut, dan maaf tidak bisa aku jabarkan dan kisahkan disini.

 

 

Note: foto tempat dan lokasi kejadian di ambil dari google (asal: dari berbagai blog). Cerita ini nyata kejadian yg saya alami saat masih menjadi mahasiswa. Tidak ada maksud untuk memprovokasi atau mencemarkan nama almamater saya sendiri, hanya sekedar berbagi cerita dan pengalaman.

30 Comments to "Pesantren Kilat"

  1. ronggowarsito's Gravatar ronggowarsito
    21 Mei 2013 - 11.34 | Permalink

    seru kisahnya. keep posting

  2. k1za's Gravatar k1za
    21 Mei 2013 - 12.20 | Permalink

    mbak gk tau tah ? klo wktu itu saya yg senyum” ndiri diatas kasur abisnya liatin mbak cntil bngetd kelmaan ngaca :D
    nice story mbak ;)

  3. aunk11's Gravatar aunk11
    21 Mei 2013 - 13.56 | Permalink

    ceritain donk teteh cewe itu siapa ? kali aja ada cerita dibalik tempat itu dulunyaa….

  4. Rembulan pantai's Gravatar Rembulan pantai
    21 Mei 2013 - 14.59 | Permalink

    Jdi penasaran dgn siapa sebnarnya wanita itu..please share d sini dong, d tunggu ya..

  5. 21 Mei 2013 - 15.10 | Permalink

    bagus ceritanya mbak, sereeeeeem >,< tapi sekarang udah gak pernah lg diganggu perempuan itu lg kan?
    btw salam kenal ya mbak nawang wulan ^^

    • 21 Mei 2013 - 15.19 | Permalink

      aku cewek mbak :)
      oke siap deh di tunggu cerita selanjutnya :D

  6. Kalong no kitsune's Gravatar Kalong no kitsune
    21 Mei 2013 - 15.12 | Permalink

    Jadi, wanita itu? *gaya mi ayam*

  7. 21 Mei 2013 - 16.18 | Permalink

    Pocong?? Whuaaa kabuuur!!! Eeeh…Eh… kecil?? Tangkep aja lah… Lumayan gw jadiin kemoceng dirumah..

  8. rey3's Gravatar rey3
    21 Mei 2013 - 16.53 | Permalink

    Klo di pulauku sih namanya titipan kilat

  9. caesar's Gravatar caesar
    21 Mei 2013 - 19.54 | Permalink

    Jadi penasaran sama jati diri “wanita itu”

  10. Ag. Tjandra J.'s Gravatar Ag. Tjandra J.
    21 Mei 2013 - 23.01 | Permalink

    Penasaran… ditunggu good moodnya untuk cerita si wanita itu… jangan pake lama ya mbak… :D . Tak tunggu lho…sambil ronda :D

  11. yR's's Gravatar yR's
    22 Mei 2013 - 07.58 | Permalink

    waduh,,, itu kn unisba,,, gw jg ngampus disono,,, brrrr,,,, mna gw blum psantren lg,,gara2 ga ikut mentoring,,, akakakakakka,,,, smoga aja ntar pas gw ngampus ga ada cewe nyengir2 di kaca yoo,,, ekekekekek

  12. imot's Gravatar imot
    22 Mei 2013 - 08.45 | Permalink

    Wew, pocong bebi.. Jelas ga imut
    Btw,ceritane buaguz,nulisnya ruapi,alurnya duapet..
    Jempolku untukmu semua deh.. Cerita lagi !

  13. 22 Mei 2013 - 14.05 | Permalink

    Bagus kisahnya,mbak!! Keep posting ya!! :D

    Mana opel..mana opel????
    Biasanya mah dia langsung comment kalo ada idolanya,si pocong jelek..
    Ditunggu deh.. :D

  14. 4 Agustus 2013 - 15.02 | Permalink

    yEjiBd Im thankful for the blog.Thanks Again. Really Cool.

  15. 8 Mei 2014 - 15.59 | Permalink

    Everything is vewry open with a preciuse description of the challenges.

    It was really informative. Your site is very helpful.
    Thanks for sharing!

Tulis komentar (Komentar akan di update setiap 6 jam)